Blog

  • SatReskrim Polresta Bogor Kota berhasil meringkus pelaku pencurian kendaraan bermotor

    KOTA BOGOR – Satuan Reskrim Polresta Bogor Kota berhasil meringkus pelaku pencurian kendaraan bermotor dan mengamankan barang bukti sepeda motor hasil curian.

    Pelaku ditangkap setelah dilakukan penyelidikan atas laporan masyarakat. Barang bukti langsung diserahkan kembali kepada korban.

    Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Eko Prasetyo SH SIK MH menegaskan, Polresta bogor kota akan terus menindak tegas pelaku kejahatan demi keamanan warga.

  • Respon cepat jajaran Reskrim setelah menerima laporan dari masyarakat terkait kejadian pengeroyokan

    KOTA BOGOR – Jajaran Polresta Bogor Kota berhasil mengamankan pelaku tindak pidana pengeroyokan yang terjadi di wilayah hukum Kota Bogor.

    Penangkapan ini merupakan hasil dari respon cepat jajaran Reskrim setelah menerima laporan dari masyarakat terkait kejadian pengeroyokan yang sempat meresahkan warga.

    Saat ini, pelaku telah diamankan dan menjalani pemeriksaan lebih lanjut guna proses hukum. Polisi juga masih mendalami motif dan kemungkinan adanya pelaku lain yang terlibat dalam kejadian tersebut.

    Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol Eko Prasetyo SH SIK MH, menegaskan bahwa pihaknya akan terus bertindak tegas terhadap segala bentuk kekerasan yang meresahkan masyarakat.

  • POLRI RESMIKAN 8 SPPG OPERASIONAL DAN GROUNDBREAKING 205 UNIT SERENTAK SELURUH INDONESIA UNTUK AKSELERASI PROGRAM MAKANAN BERGIZI GRATIS

    Malang. Polri hari ini melakukan lompatan strategis dalam program Makanan Bergizi Gratis (MBG) dengan meresmikan 8 SPPG operasional sekaligus melaksanakan groundbreaking 205 unit baru secara serentak di seluruh Indonesia. Pusat kegiatan dipusatkan di Desa Rembun, Malang, dihadiri Wakil Menteri Pertanian, Irwasum, jajaran Forkompimda, dan masyarakat. Momentum ini diperkuat dengan panen jagung nasional disaksikan 34 Polda serta penyerahan bantuan Alsintan peralatan pertanian berupa traktor, benih,pupuk dan pestisida untuk mendukung pasokan bahan pangan lokal untuk dapur SPPG yang beroperasi.

    Hingga Agustus 2025, perkembangan pembangunan SPPG menunjukkan akselerasi signifikan: 27 unit telah beroperasi melayani 86.777 penerima manfaat/hari dan menyerap 1.344 tenaga kerja, 34 unit dalam persiapan akhir operasional, 155 unit tahap konstruksi, serta 205 unit yang memulai pembangunan hari ini. Total 421 SPPG ini akan menjadi tulang punggung distribusi gizi bagi 1,47 juta orang/hari ketika seluruhnya beroperasi. Polri menargetkan penyelesaian 500 SPPG pada akhir 2025 dan total menjadi 1.000 unit pada 2026 .

    Kapolri melalui Irwasum Polri selaku Ketua Gugus Tugas MBG Polri menegaskan komitmen mutu melalui mekanisme Security Food Test yang wajib dijalankan tim medis POLRI (Pusdokkes, Bidokkes Polda, Urkes Polres). Irwasum POLRI Komjen Pol Dr. Dedi Prasetyo menyatakan: “Ini adalah pembeda SPPG Polri: setiap produksi makanan wajib melalui uji keamanan untuk menjamin standar higienis, mencegah keracunan, dan memastikan gizi aman untuk penerima manfaat.”

    Strategi kolaborasi Penta Helix menjadi kunci keberlanjutan program, melibatkan: (1) Pemerintah (TNI-Pemda-K/L), (2) Akademisi (ahli gizi, pangan, kesehatan), (3) Bisnis (UMKM, koperasi, kelompok tani), (4) Masyarakat (relawan, pengelola YKB), dan (5) Media dalam diseminasi informasi. Pendekatan holistik ini tidak hanya memutus rantai stunting melalui intervensi gizi tepat, tetapi juga menggerakkan ekonomi lokal lewat penyerapan tenaga kerja dan penguatan UMKM.

    Irwasum Polri mengajak seluruh rakyat Indonesia bersinergi: “SPPG adalah bukti POLRI hadir membangun masa depan bangsa. Mari sukseskan program ini bersama demi generasi sehat yang akan memimpin Indonesia Emas 2045.”

  • Polda Jabar Gelar Binrohtal Rutin, Hadirkan KH. Yusuf Mansur sebagai Penceramah

    Bogor Kota-

    Kepolisian Daerah Jawa Barat (Polda Jabar) menggelar kegiatan Bimbingan Rohani dan Mental (Binrohtal) rutin pada Rabu (6/8/2025) di Masjid Al-Amman Polda Jabar. Acara dihadiri oleh Kapolda Jawa Barat beserta Pejabat Utama Polda Jabar, ASN serta anggota Polda Jabar.

    Dalam kegiatan ini, disampaikan tausyiah dan mau’idhoh hasanah oleh KH. Yusuf Mansur, seorang ulama dan pendakwah nasional yang dikenal melalui gerakan sedekah dan berbagai program dakwahnya. Kehadiran beliau memberikan pencerahan dan motivasi spiritual kepada seluruh personel Polda Jabar agar semakin kuat dalam menjaga integritas dan profesionalisme.

    Kapolda Jabar menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini, yang dinilainya sangat penting untuk membentuk karakter personel kepolisian.

    “Kami berharap dengan kegiatan Binrohtal ini, seluruh anggota dapat meningkatkan keimanan, ketakwaan, dan menjadikan nilai-nilai agama sebagai pedoman dalam pelaksanaan tugas di lapangan,” ujarnya.

    Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol. Hendra Rochmawan, S.I.K., M.H., menambahkan bahwa kegiatan Binrohtal merupakan sarana pembinaan mental spiritual yang berkesinambungan.

    “Ini bukan hanya agenda rutin, tetapi bagian dari pembentukan karakter agar anggota tetap mengedepankan profesionalisme dan hati nurani dalam setiap langkah,” ungkapnya.

    Acara yang berlangsung khidmat ini diakhiri dengan doa bersama untuk keselamatan bangsa dan kelancaran tugas kepolisian. Sebagai bentuk kebersamaan dan mempererat silaturahmi, kegiatan dilanjutkan dengan acara makan bersama Kapolda Jabar , pejabat utama Polda Jabar dan seluruh peserta.

    Bandung 6 Agustus 2025

  • Polda Jabar Ungkap Kecurangan Produksi dan Peredaran Beras Tidak Sesuai Standar Mutu, Enam Tersangka Diamankan

    Bogor Kota-

    Satgas Pangan Polda Jawa Barat kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga stabilitas pangan nasional dengan mengungkap praktik curang dalam produksi dan peredaran beras yang tidak sesuai dengan standar mutu pada label kemasan. Rabu, (6/8/2025).

    Konferensi pers ungkap kecurangan produksi dan peredaran beras tidak sesuai standar mutu tersebut dipimpin oleh Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan S.I.K., M.H, Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Jabar Dr. Wirdhanto Hadicaksono, S.H., S.I.K., M.Si dan dihadiri oleh berbagai pihak terkait, antara lain
    Kepala Laboratorium Universitas Padjadjaran, Ahli Perlindungan Konsumen (PK), Kepala UPTD Pengawasan dan Perlindungan Konsumen, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP), Kepala BULOG Jawa Barat, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Jabar, Kasat Reskrim Polresta Bandung, dan Kasat Reskrim Polres Bogor.

    Dalam hasil penyidikan terbaru, tim gabungan dari Ditreskrimsus Polda Jabar, Polresta Bandung, dan Polres Bogor telah menetapkan 6 orang tersangka dari 4 perkara hukum terkait pelanggaran mutu beras.

    Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan S.I.K., M.H mengatakan bahwa Pengungkapan ini merupakan hasil kerja intensif Satgas Pangan yang menyisir 11 titik lokasi di wilayah hukum Polda Jawa Barat. Dari operasi tersebut, ditemukan 4 produsen dan 12 merek beras yang melakukan pelanggaran, antara lain menjual beras kualitas medium dalam kemasan premium, melakukan repacking (pengemasan ulang), hingga mencantumkan label tidak sesuai dengan isi sebenarnya.

    Salah satu kasus signifikan terjadi di CV. Sri Unggul Keandra, Majalengka, di mana pemilik usaha, tersangka AP, memproduksi beras merk Si Putih 25 kg dengan label premium, padahal kualitasnya tidak sesuai standar. Selama 4 tahun beroperasi, tersangka menghasilkan 36 ton beras dengan total omzet mencapai Rp468 juta.

    Dir Reskrimsus Polda Jabar mengungkapkan Kasus lain ditemukan di PB Berkah, Cianjur, dengan modus menjual beras merk Slyp Pandan Wangi BR Cianjur yang ternyata berisi beras jenis lain. Kegiatan ini telah berlangsung selama 4 tahun dengan total 192 ton produksi dan omzet mencapai Rp2,97 miliar.

    Sementara itu, di wilayah Polresta Bandung, ditemukan delapan merek beras, seperti MA Premium, NJ Premium Jembar Wangi, dan Slyp Super TAN, yang tidak memenuhi standar mutu beras premium, bahkan tidak memenuhi mutu beras medium. Total kerugian masyarakat dari kasus ini diperkirakan mencapai Rp7 miliar.

    “Di wilayah Polres Bogor, ditemukan praktik repacking beras medium menjadi beras premium menggunakan merek-merek seperti Slyp Super Gambar Mawar, Ramos Bandung, hingga BMW. Salah satu pelaku, tersangka MAN, disebut telah menjalankan praktik ini sejak 2021 dengan omzet mencapai Rp1,4 miliar.” tuturnya.

    Dari seluruh kasus tersebut, penyidik telah menyita berbagai barang bukti, termasuk ribuan karung beras berbagai merek dan ukuran, alat produksi, nota transaksi, serta hasil uji laboratorium yang menunjukkan adanya pencampuran antara beras kepala, butir patah, dan menir.

    Para pelaku dijerat dengan Pasal 62 jo Pasal 8 ayat (1) huruf a dan f UU Perlindungan Konsumen, dengan ancaman hukuman hingga 5 tahun penjara dan denda maksimal Rp2 miliar.

    Sebagai tindak lanjut, Polda Jabar bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan serta DKPP akan menarik 12 merek beras dari peredaran karena tidak memenuhi standar SNI 6128:2020 tentang mutu beras premium.

    Satgas Pangan Polda Jabar juga mengimbau masyarakat untuk lebih cermat dalam membeli beras, dengan memastikan label sesuai isi serta memperhatikan standar nasional yang berlaku. Penegakan hukum ini sekaligus menjadi bentuk nyata perlindungan terhadap konsumen dan stabilitas pasar pangan di Jawa Barat.

    Bandung, 6 Agustus 2025

  • Polresta Bogor Kota Dukung Ketahanan Pangan, Gelar Penanaman Jagung di Lahan Pondok Pesantren

    Bogor Kota-Polresta Bogor Kota menggelar kegiatan penanaman jagung di lahan Pondok Pesantren (Ponpes) Al Ihsan Baron Cijahe di wilayah Bogor Barat dan Ponpes Baitul’izah di wilayah Bogor Utara pada Rabu, 6 Agustus 2025. Kegiatan ini merupakan wujud dukungan Polresta Bogor Kota terhadap program pemerintah dalam meningkatkan ketahanan pangan. Dengan luas lahan sebesar 0,2 Ha yang dibagi menjadi dua lokasi, penanaman jagung ini diharapkan dapat memberikan hasil yang optimal dan bermanfaat bagi masyarakat.

    Kegiatan penanaman jagung ini melibatkan berbagai pihak, termasuk Kabag SDM Polresta Bogor Kota, Kasat Binmas, Kapolsek Bogor Barat dan Utara, Camat Bogor Barat dan Utara, Pimpinan Ponpes, Danramil, Penyuluh Dinas Pertanian, Kelompok Tani, Personil Polresta Bogor Kota, dan Bhabinkamtibmas setempat. Dengan kerja sama yang baik, kegiatan ini dapat berjalan lancar dan aman kondusif.

    Hasil dari kegiatan ini tidak hanya berupa peningkatan ketersediaan pangan, tetapi juga memperkuat hubungan antara Polresta Bogor Kota dengan masyarakat dan Ponpes setempat. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya ketahanan pangan dan memotivasi mereka untuk terus berkontribusi dalam program ini. Polresta Bogor Kota berkomitmen untuk terus mendukung

  • Unit Patroli Polsek Tanah Sareal Bubarkan Remaja Konsumsi Miras di Taman Heulang

    KOTA BOGOR – Anggota Unit Sabhara Polsek Tanah Sareal Polresta Bogor Kota membubarkan sekelompok remaja yang kedapatan nongkrong sambil mengonsumsi minuman keras di kawasan Taman Heulang, Rabu (6/8/2025).

    Penindakan ini merupakan tindak lanjut dari laporan masyarakat yang masuk melalui nomor aduan Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol Eko Prasetyo SH SIK MH, mengenai adanya aktivitas mencurigakan oleh sejumlah remaja di lokasi tersebut.

    “Kami langsung menuju ke Taman Heulang dan benar adanya beberapa remaja yang sedang nongkrong sambil minum minuman keras,” ungkap Aiptu Medi, salah satu anggota patroli.

    Petugas segera melakukan pemeriksaan dan menemukan minuman beralkohol yang sedang dikonsumsi oleh para remaja tersebut. Dalam penanganannya, petugas membuang minuman keras tersebut di tempat dan memberikan imbauan agar para remaja segera membubarkan diri serta pulang ke rumah masing-masing.

    “Kami mengimbau kepada para remaja untuk tidak mengulangi perbuatannya dan kepada masyarakat agar turut serta menjaga keamanan lingkungan,” tambah Aiptu Medi.

    Kegiatan patroli ini merupakan bagian dari upaya preventif Polresta Bogor Kota dalam menjaga ketertiban umum dan mencegah kenakalan remaja di ruang publik.

  • Polsek Tanah Sareal Intensifkan Patroli di Jalan Soleh Iskandar, Antisipasi Balap Liar

    KOTA BOGOR – Guna menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah hukum Polsek Tanah Sareal, anggota Unit Sabhara Polsek Tanah Sareal Polresta Bogor Kota meningkatkan patroli malam hari di titik-titik rawan, khususnya di Jalan Soleh Iskandar yang kerap dijadikan lokasi balap liar.

    Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari arahan Kapolresta Bogor Kota Polda Jabar, Kombes Pol Eko Prasetyo SH SIK MH, untuk memaksimalkan patroli di lokasi rawan dan mencegah aksi balap liar yang meresahkan masyarakat.

    “Kami laksanakan patroli rutin di Jalan Soleh Iskandar, yang berdasarkan laporan masyarakat kerap digunakan sebagai arena balap liar,” ungkap Panit Sabhara Polsek Tanah Sareal, Ipda Khawasi, Rabu (6/8/2025).

    Selain berpatroli, petugas juga memberikan imbauan kepada warga sekitar agar lebih waspada dan proaktif menjalin komunikasi dengan pihak kepolisian. Masyarakat diminta untuk segera melapor apabila melihat adanya aktivitas balap liar atau potensi gangguan kamtibmas lainnya.

    “Kehadiran kami bertujuan memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat. Diharapkan, wilayah Tanah Sareal dan Kota Bogor secara umum bisa bebas dari aksi balap liar maupun tindak kejahatan lainnya,” pungkas Ipda Khawasi.

  • Kapolsek Bogor Barat Berikan Penyuluhan di SMP Bina Karya Kreatif, Ajak Siswa Jauhi Kenakalan Remaja

    KOTA BOGOR – Kapolsek Bogor Barat Kompol R. Ariani bersama jajaran menyambangi SMP Bina Karya Kreatif yang berlokasi di Jalan Jabaru II, Kelurahan Pasir Kuda, Bogor Barat, pada Selasa (5/8/2025), dalam rangka memberikan penyuluhan, motivasi, dan edukasi kepada para siswa dan siswi.

    Kegiatan ini merupakan implementasi dari arahan Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Eko Prasetyo SH SIK MH, agar seluruh jajaran aktif menyambangi sekolah-sekolah guna membina generasi muda agar tidak terjerumus ke dalam perilaku negatif, seperti tawuran, bullying, konsumsi miras, penyalahgunaan narkoba, serta penyimpangan dalam penggunaan media sosial.

    “Dengan penyuluhan ini, kami ingin menanamkan nilai tanggung jawab, semangat belajar, dan menjauhi hal-hal yang merugikan masa depan mereka,” ujar Kompol R. Ariani dalam sambutannya.

    Dalam kegiatan tersebut, turut hadir Panit 1 Binmas Polsek Bogor Barat Ipda Epen, Kanit Reskrim Iptu Imam, Kasubnit 2 Unit 1 Sat Intel Polresta Bogor Kota Aipda Tofik, dan Bhabinkamtibmas Kelurahan Pasir Kuda Aipda Wawan Kurniawan.

    Materi yang diberikan meliputi wawasan kebangsaan, bahaya kenakalan remaja, serta dampak negatif narkoba dan obat-obatan terlarang. Kegiatan ini juga sekaligus mengajak pihak sekolah, baik guru, staf, hingga satpam, untuk lebih peduli terhadap lingkungan sekolah dan perkembangan perilaku siswa.

    Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan tercipta lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan kondusif, serta mencetak generasi muda Kota Bogor yang cerdas, berkarakter, dan berintegritas.

  • Polsek Bogor Barat Ikuti Penanaman Jagung Serentak di Ponpes Al Baron

    KOTA BOGOR — Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional, Bhabinkamtibmas Kelurahan Cilendek Barat Polsek Bogor Barat Polresta Bogor Kota mengikuti kegiatan penanaman jagung secara serentak yang dilaksanakan di Pondok Pesantren Al Baron, Jalan Cijahe, Kelurahan Cilendek Barat, Kecamatan Bogor Barat, Rabu (6/8/2025).

    Kegiatan ini dihadiri oleh unsur masyarakat, tokoh agama, serta para petani penggarap lahan seluas kurang lebih 1.000 meter persegi yang berada di lingkungan pondok pesantren. Penanaman jagung ini merupakan bentuk kolaborasi antara Polri, masyarakat, dan pesantren dalam mendukung ketahanan pangan berbasis lokal.

    Kapolsek Bogor Barat Kompol R. Ariani menyampaikan bahwa keterlibatan Bhabinkamtibmas dalam kegiatan ini merupakan bentuk kehadiran Polri dalam mendukung program pemerintah sekaligus menjalin sinergi dengan masyarakat.

    “Ini bukan hanya tentang menanam, tapi juga menumbuhkan semangat kemandirian pangan dan gotong royong di tengah masyarakat,” ujarnya.

    Dengan semangat kebersamaan, kegiatan penanaman jagung ini diharapkan dapat menjadi contoh positif dalam menjaga ketahanan pangan dan mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat.