Blog

  • Bhabinkamtibmas Cilendek Barat Sambangi Koperasi Kelurahan Merah Putih, Pererat Sinergitas Polri dan Pemda

    KOTA BOGOR – Bhabinkamtibmas Kelurahan Cilendek Barat Polsek Bogor Barat Polresta Bogor Kota Polda Jabar melaksanakan sambang ke Koperasi Kelurahan Merah Putih, RW 7 Kelurahan Cilendek Barat, Kecamatan Bogor Barat, Kamis (4/9/2025). Kegiatan ini bertujuan mempererat sinergitas antara Polri dan pemerintah daerah melalui wadah koperasi masyarakat.

    Kegiatan tersebut merupakan implementasi Program Kerja Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Eko Prasetyo, S.H., S.I.K., M.H., yang menekankan pentingnya sinergi lintas instansi agar Polri hadir sebagai solusi atas berbagai permasalahan yang dihadapi masyarakat.

    Kapolsek Bogor Barat Kompol R. Ariani menyampaikan bahwa kegiatan sambang menjadi salah satu sarana memperkuat komunikasi lintas sektor.
    “Selain sebagai ajang silaturahmi, sambang ini sekaligus menjadi wadah untuk menyamakan persepsi serta langkah bersama dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Kapolsek.

    Dalam kegiatan tersebut, Bhabinkamtibmas Aipda Fajar Abdullah bertemu dengan Bapak Akbar selaku pengurus Koperasi Kelurahan Merah Putih. Keduanya membahas upaya memperkuat koordinasi dan kerja sama dalam menjaga kondusivitas serta mendukung program-program pemberdayaan masyarakat melalui koperasi.

    Melalui sinergitas yang terjalin, diharapkan kehadiran Polri dapat semakin dekat dengan masyarakat sekaligus memperkuat peran koperasi sebagai penopang kesejahteraan warga di Kota Bogor.

  • Bhabinkamtibmas Sambangi Kantor Kelurahan Cilendek Timur, Pererat Sinergitas Lintas Instansi

    KOTA BOGOR – Bhabinkamtibmas Kelurahan Cilendek Timur Polsek Bogor Barat Polresta Bogor Kota Polda Jabar melaksanakan kegiatan sambang ke kantor Kelurahan Cilendek Timur, Kecamatan Bogor Barat, Kamis (4/9/2025). Kegiatan ini dilakukan dalam rangka mempererat sinergitas antara Polri dengan pemerintah kelurahan.

    Kegiatan sambang tersebut merupakan implementasi program kerja Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Eko Prasetyo, S.H., S.I.K., M.H., yang menekankan pentingnya sinergi antara Polri, TNI, dan pemerintah daerah dalam mendukung terciptanya solusi atas berbagai permasalahan yang dihadapi masyarakat.

    Kapolsek Bogor Barat Kompol R. Ariani menyampaikan bahwa kegiatan sambang tidak hanya sebagai bentuk silaturahmi, tetapi juga untuk menyamakan persepsi dalam langkah nyata pelayanan publik.
    “Selain sebagai sarana silaturahmi, sambang ini sekaligus menjadi wadah menyatukan visi dan tindakan bersama untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” ungkap Kapolsek.

    Dalam kunjungan tersebut, Bhabinkamtibmas Aiptu Endang bertemu dengan Sekretaris Kelurahan (Seklur) Cilendek Timur, Bapak Cecep. Mereka membahas upaya mempererat kerja sama, termasuk ajakan untuk berperan aktif dalam mendukung program pemerintah, khususnya Asta Cita Presiden RI di bidang ketahanan pangan.

    Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergitas antara Polri dan pemerintah kelurahan semakin kokoh, sehingga dapat bersama-sama memberikan pelayanan terbaik serta menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di wilayah Kota Bogor.

  • Bhabinkamtibmas Menteng Bersama Warga Laksanakan Ronda Malam, Berikan Motivasi dan Edukasi Kamtibmas

    KOTA BOGOR – Bhabinkamtibmas Kelurahan Menteng Polsek Bogor Barat Polresta Bogor Kota Polda Jabar bersama warga melaksanakan kegiatan ronda malam sebagai upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) agar tetap kondusif.

    Kegiatan ronda yang digelar di wilayah Kelapa Senggeh RW 07, Kelurahan Menteng, Kecamatan Bogor Barat ini merupakan tindak lanjut arahan Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Eko Prasetyo, S.H., S.I.K., M.H., agar siskamling dan ronda malam kembali diaktifkan.

    Kapolsek Bogor Barat Kompol R. Ariani menjelaskan bahwa peran aktif warga dalam ronda malam menjadi kunci penting dalam mencegah potensi gangguan kamtibmas.
    “Ajak warga lakukan ronda, berikan edukasi dan motivasi sehingga masyarakat terpacu untuk bersama-sama menjaga kamtibmas yang kondusif,” tegas Kapolsek, Kamis (4/9/2025).

    Dalam pelaksanaan, tampak Bhabinkamtibmas Aiptu Ibo Wibowo bersama warga setempat melaksanakan ronda sambil berdialog dan memberikan imbauan kamtibmas.

    “Upaya ini kami lakukan karena kejahatan terjadi bukan hanya adanya niat dari pelaku, tetapi juga karena adanya kesempatan. Dengan ronda aktif, kesempatan itu bisa kita cegah bersama,” pungkas Kapolsek.

    Dengan kegiatan ini, diharapkan sinergi antara aparat kepolisian dan masyarakat semakin kuat, sehingga lingkungan di wilayah Bogor Barat tetap aman, nyaman, dan kondusif.

  • Polresta Bogor Kota Bersama TNI dan Brimob Gelar Patroli Malam Jaga Kamtibmas

    KOTA BOGOR – Polresta Bogor Kota Polda Jabar bersama TNI dan Brimob melaksanakan patroli malam di sejumlah titik strategis di wilayah Kota Bogor. Kegiatan ini merupakan upaya preventif untuk menjaga keamanan, ketertiban, sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat. Kamis (04/09/2025).

    Patroli gabungan tersebut dilaksanakan dengan menyusuri kawasan pusat kota, pemukiman, hingga titik-titik rawan gangguan kamtibmas. Kehadiran aparat TNI-Polri di lapangan diharapkan mampu mencegah tindak kriminalitas maupun aksi yang berpotensi mengganggu ketertiban masyarakat.

    Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Eko Prasetyo, S.H., S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa sinergitas TNI, Polri, dan Brimob adalah kunci dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah.

    “Patroli malam ini merupakan bentuk nyata kehadiran negara di tengah masyarakat. Dengan sinergi TNI-Polri, kami ingin memastikan Kota Bogor tetap aman, nyaman, dan kondusif,” ungkap Kapolresta.

    Masyarakat yang ditemui dalam patroli juga diajak untuk berperan aktif menjaga lingkungan serta segera melaporkan jika menemukan adanya potensi gangguan kamtibmas.

    Melalui patroli gabungan ini, diharapkan stabilitas keamanan di Kota Bogor dapat terus terjaga, sehingga masyarakat dapat beraktivitas dengan tenang, terutama pada malam hari.

  • Polresta Bogor Kota Bersinergi dengan TNI dan Satpol PP Laksanakan Patroli

    KOTA BOGOR – Polresta Bogor Kota bersama unsur TNI dan Satpol PP melaksanakan patroli di wilayah hukum Kota Bogor, Rabu (03/09/2025).

    Kegiatan patroli ini bertujuan untuk menjaga kondusifitas kamtibmas, mencegah potensi gangguan keamanan, serta memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat. Rute patroli difokuskan pada titik-titik keramaian, pusat aktivitas masyarakat, serta lokasi rawan tindak kriminalitas.

    Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Eko Prasetyo menyampaikan bahwa sinergi tiga pilar antara Polri, TNI, dan Satpol PP merupakan wujud nyata kebersamaan dalam menjaga keamanan di Kota Bogor.

    “Patroli gabungan ini tidak hanya sekadar hadir di tengah masyarakat, tetapi juga sebagai upaya pencegahan, penegakan aturan, serta memperkuat sinergitas antarinstansi,” ungkapnya.

  • Klarifikasi Isu Polisi Masuk Kampus, Polda Jabar Tegaskan Hanya Lakukan Pengamanan di Jalan Umum

    Bandung. Polda Jawa Barat meluruskan informasi yang beredar terkait tuduhan polisi masuk dan melakukan penyisiran di dalam kampus saat kericuhan terjadi beberapa waktu lalu. Kapolda Jabar Irjen Pol. Rudi Setiawan menegaskan bahwa kabar tersebut tidak benar.

    “Tidak ada Polisi yang masuk ke dalam kampus, tidak ada sweeping. Yang berada di pintu gerbang adalah kelompok massa, bukan mahasiswa UNISBA,” tegas Rudi Setiawan di Bandung, Selasa (2/9/2025).

    Ia menjelaskan, polisi hanya melintas di jalan umum dan tidak masuk ke dalam lingkungan kampus. Bahkan, dalam rekaman video yang beredar, salah satu direktur kepolisian terlihat mengingatkan jajarannya agar tidak memasuki area kampus.

    Polda Jabar juga telah berkomunikasi dengan pimpinan Universitas Islam Bandung (UNISBA).

    Menurut Rudi, pihak kampus justru meminta bantuan pengamanan karena kericuhan yang terjadi bukan sepenuhnya melibatkan mahasiswa mereka. “Kampus justru menjadi tempat yang dimanfaatkan oleh kelompok tertentu yang mempersenjatai diri dan melakukan penyerangan terhadap petugas,” ujarnya.

    Kapolda menambahkan, sweeping di dalam kampus dilakukan oleh keamanan internal UNISBA, bukan oleh polisi. “Mereka tidak ingin nama baik kampus tercemar, sehingga internal melakukan pengusiran terhadap kelompok pengacau tersebut,” jelasnya.

    Dalam patroli skala besar yang dilakukan, polisi berhasil mengamankan 16 orang pada pukul 00.30 WIB. Dari jumlah tersebut, 10 orang telah teridentifikasi, terdiri dari mahasiswa, satpam, wiraswasta, hingga pengangguran.

    Beberapa di antaranya kedapatan terlibat kasus narkoba dan membawa senjata berbahaya. Salah satunya MN (23), mahasiswa semester 5, kedapatan membawa ganja dan hasil tes urinnya positif narkoba. Pelaku lain berinisial MF (23) terbukti memiliki percakapan terkait transaksi narkoba serta ajakan berkumpul untuk membuat kericuhan.

    Selain itu, polisi juga mengamankan GOP, seorang pengangguran tamatan SMA yang membawa ganja, serta AA (25) asal Bandung yang kedapatan membawa senjata soft gun dengan peluru gotri. Keduanya telah ditetapkan sebagai tersangka.

    “Senjata gotri ini berbahaya, pada jarak dekat bisa mematikan. Untuk dua tersangka, sudah kami proses sesuai hukum. Sementara yang lainnya masih dalam pemeriksaan dan analisa tim,” kata Kapolda Jabar.

    Rudi memastikan, kericuhan tersebut bukan aksi unjuk rasa mahasiswa, melainkan tindakan kelompok tertentu yang telah merencanakan kekacauan. “Kami mohon kerja sama semua pihak, baik universitas maupun instansi terkait. Kami sudah berkoordinasi dengan Gubernur, Kajati, Pangdam dan Ketua Pengadilan agar Jawa Barat tetap aman,” tutupnya.

  • Prabowo: Polisi Terluka Saat Ricuh Akan Dapat Kenaikan Pangkat Luar Biasa

    Jakarta – Presiden Prabowo Subianto menjenguk sejumlah anggota Polri yang mengalami luka saat mengamankan aksi unjuk rasa. Para personel yang dirawat di RS Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur itu dijanjikan akan memperoleh kenaikan pangkat luar biasa (KPLB).

    “Semua petugas dinaikin pangkat, dinaikin pangkat luar biasa karena bertugas di lapangan, membela negara, membela rakyat, menghadapi anasir-anasir,” ujar Prabowo kepada wartawan, Senin (1/9/2025).

    Prabowo menegaskan bahwa aparat berkewajiban melindungi massa aksi yang taat aturan. Menurutnya, hal tersebut sudah diatur dalam Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1998 tentang Kemerdekaan Menyampaikan Pendapat di Muka Umum.

    “Kalau demonstran murni yang baik justru oleh aparat harus dilindungi, hak menyampaikan pendapat dijamin oleh undang-undang, tapi ada ketentuannya, demonstrasinya harus damai, harus sesuai undang-undang,” ujarnya.

    Prabowo menambahkan, ketentuan undang-undang mengatur bahwa demonstrasi harus melalui izin resmi dan berakhir pada pukul 18.00 WIB.

    “Jadi undang-undang mengatakan kalau mau demonstrasi harus minta izin dan izin harus dikasih dan berhentinya 18.00,” tambahnya.

    Lebih lanjut, Prabowo menyebut dirinya mendapat laporan adanya pihak yang sengaja memicu kericuhan dengan melakukan pembakaran dan menggunakan petasan berdaya ledak tinggi. Akibatnya, banyak polisi yang mengalami luka bakar.

    “Di berbagai tempat saya dapat laporan datang truk-truk di situ ada petasan-petasan yang besar dan ini anggota banyak kena petasan, ada yang terbakar leher, ada paha, kebanyakan laki-laki terbakar alat vitalnya, ini menurut saya sudah perusuh, niatnya bakar,” katanya.

  • Polresta Bogor Kota Gelar Doa Bersama Tokoh Masyarakat dan Tokoh Agama Demi Keamanan dan Ketertiban

    KOTA BOGOR – Polresta Bogor Kota Polda Jabar menggelar doa bersama bersama tokoh masyarakat dan tokoh agama di wilayah Kota Bogor. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai wujud kebersamaan dan sinergi antara aparat kepolisian, pemuka agama, dan masyarakat dalam menjaga keamanan serta ketertiban di Kota Bogor.

    Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Eko Prasetyo, S.H., S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa doa bersama ini diharapkan dapat memperkuat ikatan kebersamaan sekaligus memohon perlindungan Tuhan Yang Maha Esa agar Kota Bogor senantiasa dalam keadaan aman, kondusif, dan damai.

    “Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi kami untuk mempererat tali silaturahmi dan memperkuat sinergitas dengan para tokoh agama serta tokoh masyarakat. Semoga doa yang dipanjatkan menjadi keberkahan bagi kita semua,” ungkap Kapolresta.

    Dalam kesempatan tersebut, para tokoh agama dari berbagai keyakinan hadir dan memimpin doa sesuai dengan tradisi masing-masing. Suasana penuh kekhusyukan tampak menyelimuti jalannya acara.

    Polresta Bogor Kota berkomitmen terus menjalin komunikasi, koordinasi, dan kolaborasi dengan seluruh elemen masyarakat demi terjaganya situasi kamtibmas yang aman, nyaman, dan kondusif di Kota Bogor.

  • KH Dade Asyadurofik Minta Warga Tenang dan Percayakan pada Kapolri

    Jakarta – Pengasuh Pondok Pesantren Al Ikhlas Raudhatul Uluum Subang, Jawa Barat, KH Dade Asyadurofik mengajak masyarakat untuk menahan diri, menjaga ketenangan, dan tidak mudah terprovokasi oleh pihak-pihak yang ingin memecah persatuan bangsa. Ia menyoroti maraknya aksi unjuk rasa yang berujung anarkis di sejumlah daerah

    Menurut Kiai Dade dalam keterangan diterima di Jakarta, Sabtu, penyampaian aspirasi adalah hak setiap warga negara, tetapi harus dilakukan dengan cara tertib, damai, dan sesuai koridor hukum. Tindakan anarkis seperti perusakan fasilitas umum dan provokasi hanya akan memperburuk keadaan dan berdampak luas pada kehidupan sosial dan perekonomian masyarakat.

    “Perekonomian bangsa tidak akan berjalan baik tanpa situasi yang aman dan kondusif. Karena itu, kita harus bersama-sama menjaga ketertiban dan mempercayakan penanganan situasi ini kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan jajaran kepolisian,” ujar Kiai Dade.

    Ia menegaskan situasi aman dan tertib adalah fondasi untuk keberlangsungan aktivitas masyarakat, termasuk pendidikan, perdagangan, dan roda perekonomian. Ia mengajak semua pihak untuk menahan diri, tidak mudah termakan isu-isu menyesatkan serta mengutamakan dialog dan musyawarah.

    “Kalau keamanan terganggu, perekonomian kita pun akan terpukul. Ini bukan hanya soal kepentingan kelompok atau golongan, tetapi soal keberlangsungan hidup bangsa dan negara. Mari kita bersama-sama menjaga situasi agar tetap kondusif,” kata dia.

    Lebih lanjut, ia juga menyerukan kepada para tokoh agama, guru, santri, dan wali santri untuk aktif memberikan edukasi kepada masyarakat agar tidak mudah terprovokasi dan memahami pentingnya persatuan bangsa.

    “Dengan bersatu, saling menenangkan dan mempercayakan penanganan keamanan kepada aparat, kita bisa melewati situasi ini dengan baik. Saatnya memperkuat harmoni antar anak bangsa demi Indonesia yang damai dan sejahtera,” katanya.

  • KH Hafidz Gunawan: Hindari Kekerasan dan Percayakan pada Polri

    Jakarta – Pengasuh Pondok Pesantren Miftakhul Khair Curug, Tangerang, Banten, KH Hafidz Gunawan mengingatkan masyarakat untuk menjaga perdamaian dengan menghindari kekerasan dan mempercayakan pengamanan situasi kepada Polri. Menurutnya, kepercayaan kepada aparat menjadi kunci agar situasi kembali kondusif.

    “Percayakan sepenuhnya penanganan situasi ini kepada aparat kepolisian. Mereka bertugas untuk menjaga kita semua. Mari jangan mudah terprovokasi, karena perpecahan hanya akan menguntungkan pihak-pihak yang ingin memecah belah bangsa,” kata Hafidz dalam keterangannya yang diterima di Jakarta, Sabtu. Hafidz juga mengingatkan masyarakat agar tidak terjebak dalam lingkaran provokasi dan tindakan anarkis di tengah maraknya aksi unjuk rasa di berbagai daerah.

    Dia menegaskan bahwa kedamaian dan keamanan adalah kunci keberlangsungan hidup berbangsa dan bernegara. Bangsa Indonesia, kata dia, harus kembali pada jati diri luhur sebagai bangsa yang santun, damai, dan menjunjung tinggi persaudaraan.

    Maka dari itu, dia mengajak masyarakat untuk bersabar, menahan emosi, dan menghindari segala bentuk kekerasan yang hanya akan memperburuk keadaan.“Kita semua memiliki hak untuk menyampaikan aspirasi, tetapi jangan sampai hak itu disalahgunakan menjadi tindakan yang justru merusak fasilitas umum, memecah persatuan, dan merugikan orang banyak,” ujarnya.

    Lebih lanjut, Hafidz mengimbau para tokoh agama, guru, santri, dan wali santri untuk menguatkan edukasi kepada masyarakat, menanamkan kesadaran bahwa persatuan lebih utama daripada kepentingan kelompok atau golongan. “Dengan mengedepankan akhlak santun, kesabaran, dan rasa persaudaraan, kita bisa melewati ujian ini. Saatnya seluruh elemen bangsa bersatu menjaga harmoni dan memastikan Indonesia tetap aman, damai, dan bermartabat,” katanya.